20160412080407_reu_2304690.jpg
Dibarengi menurunnya performa sang bintang Barcelona perlahan kehilangan sentuhan emas mereka di ajang kompetitif musim ini. Setelah melewati 39 laga tanpa kalah di semua ajang, rekor tersebut akhirnya mampu dihentikan oleh rival abadi mereka, Real
Madrid, pada laga El Clasico awal April silam. Untuk membuat kekalahan tersebut semakin terasa buruk, laga El Clasico tersebut dimainkan di Camp Nou dihadapan puluhan ribu Cules dan bahkan Barca sempat unggul terlebih dahulu dan Madrid sudah bermain dengan 10 pemain sebelum .berhasil unggul 2-1.

Setelah kekalahan atas Madrid tersebut, Barcelona memang sempat merasakan sedikit aura kebangkitan. Pada pertandingan Liga Champions di tengah pekan, mereka berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan susah payah di leg pertama perempat final Liga Champions. Digadang-gadang akan bangkit, Barca justru kembali tersungkur di La Liga akhir pekan kemarin ketika harus bertandang ke kandang Real Sociedad. Kekalahan tersebut pun kembali membuka persaingan perebutan gelar juara La Liga musim ini.

Imej tangguhnya Barcelona pun perlahan mulai memudar seiring dimulainya fase krusial pada musim 2015/16. Disaat mereka membutuhkan kemenangan demi kemenangan untuk bisa meraih trofi, permainan yang mereka tunjukkan justru jauh dari kata memuaskan. Padahal, bisa dibilang dalam beberapa laga terakhir Barcelona tidak kehilangan satupun pemain pilarnya akibat cedera, kecuali Luis Suarez yang harus absen pada laga di Anoeta akhir pekan lalu. Namun, bukankah kualitas pemain Barcelona bisa dibilang setara di semua lini?

Barcelona sendiri akan menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions dengan bertandang ke Vicente Calderon. Bila berkaca dari pertemuan pertama kedua tim, Barcelona harusnya bisa mengulangi kemenangan 2-1 mereka di kandang Atletico kala keduanya bertemu di La Liga pada awal musim ini.

Kembali ke La Liga. Dengan sisa enam laga yang mereka miliki, Barcelona cenderung tidak memiliki lawan yang cukup sulit. Satu-satunya lawan yang kemungkinan menyulitkan mereka mungkin adalah Valencia, yang baru saja te-revitalisasi pasca kepergian Gary Neville. Selain itu, laga berat lainnya yang harus dihadapi anak asuh Luis Enrique adalah El Derbi Barceloni pada pekan ke-37 awal Mei mendatang. Meskipun laga sisanya bisa dibilang cukup ringan, namun Barca tentu tidak bisa memandang sebelah mata pertandingan-pertandingan tersebut apabila mereka tidak ingin kekalahan di kandang Sociedad kembali terulang.

Untuk bisa kembali ke penampilan terbaiknya, Barca tentu membutuhkan setiap pemainnya untuk bisa tampil maksimal. Salah satu pemain Barca yang tengah berada dalam sorotan saat ini adalah sang megabintang, Lionel Messi. Ditengah apiknya performa Luis Suarez, Messi justru seakan tenggelam begitu saja. Bahkan, upaya Messi untuk mencatatkan gol ke-500nya sepanjang karir pun hingga kini harus terhambat. Messi sudah absen mencetak gol selama 362 menit terhitung hingga laga melawan Sociedad akhir pekan lalu, raihan terpanjangnya sejak 2011 silam.

Memang, Barcelona masih memiliki peluang untuk mengulangi apa yang mereka raih di musim lalu. Mereka masih berada di puncak klasemen La Liga, berpeluang lolos dari perempat final Liga Champions, dan sudah lolos ke final Copa del Rey. Namun, semua itu tentu tidak akan terjadi apabila Enrique tidak segera menemukan ‘obat’ yang tepat untuk menyembuhkan timnya sebelum penyakit yang mereka derita semakin ganas dan mengikis harapan mereka satu per satu.

 

source : supersoccer

Advertisements